Lingkungan hidup sebagai suatu sistem tersusun atas unsur unsur sebagai berikut :
1. Unsur biotik adalah penyusun lingkungan hidup yang berupa mahluk hidup sebagai berikut.
a. Produsen adalah makhluk hidup yang dapat menghasilkan makanan
sendiri (autotrof). Produsen dalam lingkungan hidup adalah tumbuhan yang
mampu berfotosintesis.
b. Konsumen adalah makhluk hidup yang menjadikan organisme lain sebagai
sumbe makannya (heterotrof). Contoh konsumen adalah manusia dan hewan.
c. Pengurai atau perombak (dekomposer) adalah makhluk hidup yang mampu
menguraikan bahan organik dari makhluk hidup yang telah mati. Penguraian
terdiri atas bakteri dan jamur.
2. Unsur abiotik adalah penyusun lingkungan hidup yang berupa benda mati
yang mampu mendukung kehidupan organisme. Beberapa unsur abiotik
sebagai berikut.
a. Air memiliki peran penting bagi makhluk hidup. Air diperlukan untuk
pertumbuhan tanaman minuman bagi hewan, dan memenuhi kebutuhan sehari
hari manusia.
b. Tanah merupakan media penting bagi pertumbuhan tanaman. Keberadaan tanaman akan mempengaruhi kehidupan hewan dan manusia.
c.Udara merupakan bagian atmosfer yang tersusun atas gas gas. Oksigen merupakan gas penting untuk pernapasan makhluk hidup.
d. Sinar matahari merupaan sumber energi penting bagi makhuk hidup.
Cahaya Mataharu diperlukan tumbuhan untuk fotosintesis dan menghasilkan
makanan.
3. Unsur sosial budaya berhubungan dengan cipta, rasa, dan karsa
manusia. Contoh unur sosial budaya adalah kepercayaan, kesenian, moral,
hukum, dan adat istiadat. Manusia merupakan bagian dari unsur unsur
ekosistem yang ditempati.Oleh karena itu, kelangsungan hidup manusia
bergantung pula pada kelestarin.
Sumber : http://ipsgampang.blogspot.com/2014/06/unsur-unsur-lingkungan-hidup.html
Wednesday, 23 July 2014
Monday, 14 July 2014
Ruang dan Waktu
Dalam suatu kejadian, kita bisa membahas beberapa aspek yaitu : aspek ruang, aspek waktu, aspek kemasyarakatan dan
aspek budaya. Agar kita mengerti tentang
alam sekitar dan prilaku masyarakat maka harus kita awali dengan kamampuan untuk
memahami hubungan timbal balik antara : ruang dan waktu.
Untuk memahami suatu peristiwa, kita dapat melihatnya dari berbagai
aspek ruang, waktu, kebutuhan dan kemasyarakatan. Dalam hubungannya
dengan keadaan alam dak aktivitas penduduk secara sederhana, kita dapat
melihat dari konsep konektivitas antar ruang dan waktu. Ruang adalah
seluruh permukaan bumi yang merupakan tempat hidup manusia, tumbuhan,
dan hewan. Ruang juga bisa mengandung arti sebagai tempat terjadinya
berbagai peristiwa baik alam maupun sosial. Dalam setiap peristiwa
memiliki konektivitas antar ruang dan waktu.
Bumi dan seluruh isinya merupakan bukti kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Bentuk rasa syukur dapat kamu wujudkan dalam berbagai tindakan, seperti mengelola kekayaan alam secara bijaksana, menjalin kerja sama dengan sesama, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam dan keragaman budaya. Keragaman budaya Indonesia terlihat dari beragamnya adat istiadat pada tiap-tiap suku bangsa. Setiap aktivitas penduduk tidak lepas dari konteks ruang dan waktu.
sumber : http://ipsgampang.blogspot.com/2014/06/konektivitas-antar-ruang-dan-waktu.html
![]() |
Konektivitas Antar Ruang dan Waktu |
Bumi dan seluruh isinya merupakan bukti kebesaran Tuhan Yang Maha Esa. Bentuk rasa syukur dapat kamu wujudkan dalam berbagai tindakan, seperti mengelola kekayaan alam secara bijaksana, menjalin kerja sama dengan sesama, dan menjaga kelestarian lingkungan.
Indonesia merupakan negara yang memiliki kekayaan alam dan keragaman budaya. Keragaman budaya Indonesia terlihat dari beragamnya adat istiadat pada tiap-tiap suku bangsa. Setiap aktivitas penduduk tidak lepas dari konteks ruang dan waktu.
sumber : http://ipsgampang.blogspot.com/2014/06/konektivitas-antar-ruang-dan-waktu.html
Subscribe to:
Posts (Atom)
